Saat itu aku masih duduk di kelas 3 SMP, dan Aku masih nggak kenal Yang namanya “cinta”. Bagiku “pendidikan” itu nomor 1 daripada “cinta”. Hingga akhirnya Aku bertemu dengan seorang laki-laki yang tak lain adalah Temannya tetanggaku.
Tiap aku pulang sekolah Aku melihat dia sedang menjemput tetanggaku Dan dia selalu melihat aku dengan penuh perasaan. Tapi aku “cuek-cuek” aja. Pada dasarnya aku anaknya “cuek”. Ternyata laki-laki itu cerita dengan tetanggaku Kalau dia suka sama aku.
Keesokan harinya tetanggaku bilang ke Aku kalau temannya suka dengan aku. Tapi aku masih kelas 3 SMP apalagi habis ini aku mau ujian sekolah, gumamku. Akhirnya Aku bilang ke tetanggaku kalau dia emang suka denganku dia harus Deketin orangtuaku dulu.
Ternyata tetanggaku langsung bilang ke dia apa yang aku bilang ke dia kemarin Dengan percaya diri laki-laki itu menyetujui dengan syaratku dan akhirnya laki-laki itu Mendekati orangtuaku hingga akhirnya orangtuaku senang jika laki-laki itu buat medekati Aku.
Tapi aku masih nggak percaya sama semua ini jika ada laki-laki yang mau deketin Aku mesti orangtuaku marah-marah tapi ini beda banget. orangtuaku malah suka dengan Laki-laki tersebut.
Hari demi hari telah terlewati dan aku telah lulus sekolah dengan nilai yang sangat memuaskan. Tepat pada malam taun baru dia mengajak ku keluar dan kita makan-makan. Setelah kita makan Dia mengajakku di sebuah tempat yang sangat indah bagiku. Di saat itu juga dia mengungkapkan tentang peraasannya. dan tanpa pikir panjang aku langsung menerimanya. Dan dia sangat senang. Dan aku berharap dia adalah orang yang terbaik untukku dan bisa menjadi “cinta sejatiku”
Cerpen Karangan: Siti Rukoiyah

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !